Bejat! Ayah di Purworejo Tega Setubuhi Anak Kandungnya Selama 6 Tahun

Bejat! Ayah di Purworejo Tega Setubuhi Anak Kandungnya Selama 6 Tahun – Seseorang bapak di Purworejo, Jawa Tengah tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri sepanjang beberapa tahun. Saat ini, terduga udah ditangkap petugas di Mapolres Purworejo.

Terduga merupakan AL (59) penduduk Desa Kaliboto, Kecamatan Bener. Lelaki itu tega menyetubuhi korban sebagai anak kandungnya sendiri yg tetap dibawah usia. Korban disetubuhi sejak mulai kelas 3 Sekolah Basic (SD) sampai 6 tahun.

” Korban ini adalah anak kandung dari terduga. Korban udah disetubuhi beberapa kali sepanjang 6 tahun sejak mulai kelas 3 SD sampai kelas VIII SMP, serta saat ini umurnya baru 14 tahun, ” papar Kasatreskrim Polres Purworejo, AKP Haryo Seto Liestyawan kala menyelenggarakan jumpa wartawan, Kamis (4/4/2019) .

Sebelum mengerjakan perbuatan bejatnya, bapak 4 orang anak itu senantiasa mengintimidasi korban bakal melukai korban bahkan juga menghabisi nyawa adik-adik korban apabila kemauannya tak dipenuhi. Lantaran terasa takut, korban lantas cuma dapat pasrah. Bahkan juga terduga pun mengkonsumsi obat perangsang dan sediakan obat pelancar haid buat korban.

” Korban diancam oleh terduga kalau adik-adiknya bakal dibunuh apabila kemauannya itu tak dituruti. Terduga minum obat perangsang dahulu sebelum mengerjakan, senantiasa supaya tak hamil, korban pun diperintah minum obat pelancar haid, ” katanya.

Perbuatan bejat terduga sendiri terbongkar lantaran kakak korban sangsi menyaksikan ayahnya punya sikap posesif pada korban serta kerap berang. Selanjutnya korban cerita terhadap kakaknya terkait apa yg mengenainya.

Kakak korban lantas gak yakin dengan apa yg dia dengar. Gak memikir panjang, dia lantas langsung memberikan laporan perkara itu terhadap petugas. Selanjutnya terduga ditangkap dalam akhir Maret terus serta ditangkap di Mapolres Purworejo.

Disamping itu, terduga mengakui nekat mengerjakan tindakan bejatnya berkat kesepian sejak istrinya merantau jadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Hongkong serta gak kunjung pulang. Walaupun menyesali tingkah lakunya, terduga tetaplah harus punya urusan dengan polisi buat menekuni hukuman.

” Ya lantaran nafsu, kesepian istri udah lama merantau. Nyesel sekali, ” ujarnya.

Dari perkara itu, polisi mengamankan barang untuk bukti berwujud kemeja korban, obat perangsang serta pelancar ada bulan. Buat menanggung tingkah lakunya, saat ini terduga mesti mendekam di sel tahanan Mapolres Purworejo serta dijaring dengan clausal 81 UURI nomer 17 Tahun 2016 terkait perlindungan anak dengan ultimatum maksimum 15 tahun penjara.