Debat Perdana Dinilai Para Syndicate Belum Memuaskan

Debat Perdana Dinilai Para Syndicate Belum Memuaskan – Direktur Eksekutif Beberapa Syndicate Ari Nurcahyo berikan nilai tujuh untuk pasangan calon 01 Joko Widodo serta Ma’ruf Amin, serta nilai enam untuk pasangan calon 02 Prabowo Subianto serta Sandiaga Uno, dari keseluruhnya debat pertama. Menurut dia, lumrah angkanya tetap pas-pasan sebab pemaparan datar-datar saja.

“Kalaupun saya berikan nilai pasangan 01 saya kasih nilai tujuh, pasangan 02 nilai enam. Sebab tetap datar-datar saja namun serasi passing gradenya lulus ya. Memang tetap datar saja belum pula category senang ya,” papar Ari di kantor Beberapa Syndicate, Jakarta Selatan, Jumat (18/1).

Ari menilainya ada nilai tambah oleh pasangan capres 01. Jokowi menurut dia sukses membalas serangan Prabowo dengan baik. Dari mulai membawa masalah Ratna Sarumpaet, hingga menungkit Gerindra yang banyak mengangkat calon legislatif bekas koruptor.

Pemaparan Ma’ruf bab terorisme ikut dianggap baik. Sebab sanggup berikan perspektif kesejahteraan dalam terorisme itu.

“Point-point ini ditakar paparan pak Jokowi serta kiai Ma’ruf, kandungan inti itu tambah besar ketimbang inti pak Prabowo,” katanya.

Sesaat, Prabowo dianggap sangat berikan keterangan berputar-putar. Meskipun membawa beberapa kasus, tetapi tak berikan jawaban yang pasti.

“Prabowo tak straight to the poin tetapi berputar-putar. Pergi dari beberapa kasus tetapi tak straight to poin,” ujarnya.

Diluar itu Prabowo dianggap gak membawa data tepat diatas panggung debat. Seringkali Ketum Gerindra itu berikan data salah. Seperti menyebutkan luas Jateng tambah besar ketimbang Malaysia.

“Impactnya beresiko untuk proses mengundang kebingungan di penduduk, mengundang distrust, tidak percaya pada kabar pada data,” jelas Ari