Hujan Badai di Bandung Barat Akibatkan 4 Orang Terluka

Hujan Badai di Bandung Barat Akibatkan 4 Orang Terluka – Dua rumah penduduk ambruk sehabis hujan lebat diikuti badai menyerang.menimpa Kampung Pangragajian, RT 3 RW 9, Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (13/12/2018) , waktu 14. 30 WIB. Beberapa orang luka gampang gara-gara insiden itu.

Rumah penduduk yg tumbang punya Gugun Hendrik (46) serta Lili Sumantri (42) . Rumah Gugun yg punyai luas bangunan 5 x 7 mtr. alami rusaknya sangat kritis sampai tersisa puing bangunan saja.

” Urutan waktu peristiwa yg dalam rumah saya ada istri, menantu, anak, sama cucu, ” kata Gugun.

Rusaknya itu berkat robohnya landasan rumah punya Lili yg terdapat pas di belakang tempat tinggal Gugun. Sebelum landasan itu tumbang, air setinggi 50 sentimeter menggenangi rumah Lili.

Gugun memaparkan waktu peristiwa berjalan ia tengah bersihkan genangan air setinggi 40 sentimeter di muka tempat tinggalnya. Tak diduga, menurutnya, terdengar bunyi puing yg datang dari sisi belakang tempat tinggalnya. Dia menyuruh menantu serta istrinya keluar selamatkan diri, dan anak serta cucunya tetap ada dalam.

” Saya lekas memerintah seisi rumah buat keluar, tak diduga rumah ambruk tertimpa bangunan di atasnya. Saya balik ke rumah selamatkan cucu yg tidur di kamar, namun anak saya terjepit bongkahan kayu, ” paparnya.

Gugun menyebutkan berlangsung kedua kalinya runtuhan yg jaraknya berlalu lebih kurang lima menit. Sehabis selamatkan cucunya serta pemberian dari tetangga banyak yang datang, sambung ia, runtuhan yg ke dua itu hampir merenggut nyawanya.

” Bata yg satu mtr. 1/2 yg hampir menerpa, ” ujar ia.

Gugun menyebutkan anak serta tiga orang tetangganya alami luka gampang terus dibawa ke Klinik Sespim Polri. Walaupun tidaklah ada satu lantas barang yg pernah diselamatkan, diakui dia bersukur anggota keluarganya selamat. ” Buat sesaat keluarga saya dievakuasi ke rumah tetangga, ” kata Gugun.

Kasi Trantib Kecamatan Lembang Amas mengemukakan pihaknya tetap menginventarisir keseluruhan petaka yg berlangsung di wilayahnya. Sampai kini, akibat terparah petaka yaitu ambruknya rumah di Desa Kayuambon serta Jayagiri.

” Kami tetap mengkalkulasi banyaknya titik petaka di Lembang, perkiraan sesaat petaka berlangsung lantaran hujan yg sangatlah deras, ditambah daya tampung aliran drainase kurang layak, selain dangkal, pun berlangsung penyempitan aliran, ” ujar Amas.