Kasus Pembunuhan Sadis di Sumsel Dipicu Masalah Utang Inah dengan Pelaku

Kasus Pembunuhan Sadis di Sumsel Dipicu Masalah Utang Inah dengan Pelaku – Inah Antimurti (20) dibunuh dengan cara sadis, mayatnya diketemukan udah hangus dibakar pas diatas spring bed di Ogan Ilir, Sumatra Selatan. Nyata-nyatanya, masalah pembunuhan sadis ini dilatabelakangi problem utang Inah dengan pemeran.

Inah adalah penduduk asal Gelumbang, Muaraenim. Inah meninggal dibunuh pemeran yg sejumlah 5 orang, ialah Asri (30-Buron), Abdul Malik (21), Feriyanto (25), YG (16) serta FB (16).

Pembunuhan sadis ini berlangsung pada Sabtu (19/1) lebih kurang waktu 22.00 WIB dalam rumah kontrakan Asri di jalan lintas Prabumulih-Indralaya. Sebelum dibunuh, korban serta pemeran sudah sempat nyabu bersama-sama sebelum pada akhirnya korban diperkosa.

Abdul Malik, menuturkan dianya sendiri lihat sendiri waktu Asri memperkosa korban dalam kamar mempunyai ukuran 3×3 mtr.. Tdk lama selesai pemerkosaan, Inah sudah sempat berteriak serta mohon tolong.

“Saya lihat ia (Inah) main sama Asri di kamar, tidak lama terdengar ia mohon tolong. Cocok saya lihat Asri mukul gunakan kayu balok di kamar 2 kali hingga mati,” kata Abdul Malik waktu dijumpai di Polda Sumsel, Rabu (23/1/2019).

Tidak lama selesai korban meninggal, pemeran Asri mengharap tolong pada Abdul Malik, Fariyanto, FB serta YG biar membawa masalah spring bed ke mobil pikap yg telah ada di muka kontrakan. Tidak hanya itu, Abdul Malik diperintah mencari karung bersama-sama FB. Selesai karung itu bisa, Asri mengharap YG untuk beli bensin 4 litter di warung paling dekat.

Waktu YG beli bensin, Abduk Malik diperintah Asri menolong masukkan korban ke karung dalam keadaan telanjang bundar. Tetapi Asri memberi peluang terhadap Malik bersetubuh dengan korban kendati sudahlah tidak bernyawa.

Selesai suka melampiaskan nafsunya, Abdul Malik diperintah Asri masukkan Inah ke karung. Bahkan juga sebab tdk muat, Inah lantas diikat dengan dawai.

Selesai korban masuk dalam karung, mereka saling membawa kasur spring bed ke mobil pick up. Tdk ada satupun penduduk yg lihat sebab di kontrakan itu cuma ada 2 pintu.

Selesai spring bed ada diatas mobil pick up, korban lantas diangkat ke mobil. Lalu korban di tempatkan dibawah spring bed. Sesaat pemeran duduk diatas spring bed.

Selang 4 hari, Ke-4 pemeran diamankan dalam rumah semasing di Muaraenim, Sumsel. Satu orang kembali masihlah dalam perburuan polisi. Tapi, Asri, masih tetap DPO alias buron.

Terhadap polisi, beberapa pemeran menuturkan, motif pembunuhan ini sebab utang Ina ke Asri. Abdul Malik Cs mengakui hanya orang suruhan Asri.