Ladang Ganja Seluas 10 Hektare di Perbukitan Aceh Besar Dimusnahkan

Ladang Ganja Seluas 10 Hektare di Perbukitan Aceh Besar Dimusnahkan – Ladang ganja seluas 10 hektare di perbukitan Desa Cot Sebate, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar, dihilangkan. Ganja dihilangkan lewat cara dibakar.

Untuk ke arah ke ladang ganja, perlu waktu seputar satu jam memakai kendaraan roda dua atau roda empat. Sesudah datang di titik paling akhir, perjalanan ditempuh dengan berjalan kaki saat 40 menit.

Medan yang ditempuh ke arah tempat termasuk berat. Untuk ke arah kesana, mesti melalui empat jalur serta jalan setapak. Ada dalam pemusnahan itu Kapolres Aceh Besar AKBP Ayi Satria Yuddha, Wakapolres Aceh Besar Kompol Perdana Aditya Nugraha, Bupati Aceh Besar Mawardi Ali, Danlanud SIM, dan Dandim 0101/BS.

Ladang ganja seluas 10 hektare itu terdapat di enam titik. Demikian datang di ladang itu, personil polisi serta TNI dan Forkopimda mencabut semua batang ganja. Sesudah itu, tanaman haram itu dibakar.

“Batang ganja yang kita cabut ini hari panjangnya sekitar 50 sentimeter sampai 1,5 mtr.. Ini sebetulnya masih tetap kecil,” kata Kapolres Aceh Besar AKBP Ayi pada wartawan di tempat.

Ladang ganja itu diketemukan sesudah polisi menyisir perbukitan di Kecamatan Montasik. Awalannya, polisi temukan tiga titik dengan ladang seluas 5 hektare. Ganja yang ditanam rapi itu masih tetap kecil-kecil.

Polisi kembali temukan tiga titik kembali dalam perjalanan pulang. Dari keseluruhan enam titik itu, diketemukan 60 ribu batang ganja dengan umur tanaman seputar 3 bulan.

Dari jumlahnya itu, sekitar 20 batang dibawa ke Mapolres Aceh Besar menjadi tanda bukti, sesaat bekasnya dihilangkan di tempat.

Menurut Kapolres, dalam dua minggu ini pihaknya telah menghancurkan ladang ganja di tiga tempat. Keseluruhan luas ladangnya sampai 17 hektare.

“Pemiliknya masih juga dalam penyidikan. Sebab ladang ini terdapat di dalam rimba, kita belumlah temukan pemiliknya,” jelas Ayi.