Partai Perindo Memecat Oknum Caleg Germo di Serang dengan Tidak Hormat

Partai Perindo Memecat Oknum Caleg Germo di Serang dengan Tidak Hormat – Partai Perindo mengeluarkan NH dengan tidak hormat. Calon legislatif Perindo Kabupaten Serang itu dikeluarkan, sesudah polisi mengambil keputusan status terduga dalam masalah mempekerjakan ABG menjadi PSK.

“Perindo tidak memberi toleransi pada calon legislatif yang membuat rusuh di tengahnya penduduk,” kata Sekjen DPP Partai Perindo Ahmad Rofiq melalui info tercatat, Kamis (14/3/2019).

Rofiq menyatakan pemecatan ini laku untuk pelaku kader yang lakukan pelanggaran hukum. Sedang NH dijaring dengan sangkaan pidana perdagangan orang.

“Dengan ditetapkannya calon legislatif itu menjadi terduga, jadi DPP sudah mengeluarkan dengan tidak hormat pada calon legislatif itu,” tegas Rofiq.

Perindo pun akan tidak memberi pertolongan atau sarana apa pun saat NH melakukan proses hukum.

Rofiq menuturkan calon legislatif itu ialah pendaftar calon legislatif ke Perindo serta bukan kader Partai.

“Atas nama partai, kami meminta maaf pada penduduk atas tingkah calon legislatif ini. Ini semua di luar kendali partai, karenanya kegiatan pribadi yang tidak ada keterikatan dengan partai,” tutur Rofiq.

Diyakinkan Rofiq, buat calon legislatif ataupun kader yang lakukan tindakan di luar batas kewajaran pasti akan terima sangsi tegas.

“Perindo memiliki misi yang begitu mulia untuk bangsa ini. Siapa saja yang memberi efek negatif tentu langsung dikasihkan sangsi,” paparnya.

Polisi mengambil keputusan calon legislatif Perindo NH (36) menjadi terduga masalah perdagangan orang. Tidak hanya NH, pelanggannya yang berinisial RW (45) turut jadi terduga.

Polisi mengambil keputusan calon legislatif germo itu menjadi terduga sebab telah dikatakan cukuplah alat bukti.

NH dapat dibuktikan mengurus serta mempekerjakan anak dibawah usia menjadi pekerja sex. Sedang RW, sang pria hidung belang, jadi terduga sebab disangka melanggar UU Perlindungan Anak.