Setelah Empat Kali Menang Beruntun CLS Knight Masih Ingin Menambah Lagi

Setelah Empat Kali Menang Beruntun CLS Knight Masih Ingin Menambah Lagi – BTN CLS Knights Indonesia tidak senang cukup dengan empat kemenangan berturut-turut di ASEAN Basketball League (ABL) 2018/2019. CLS ingin selalu menang.

CLS barusan menaklukkan Singapore Slingers di GOR Kertajaya akhir minggu tempo hari dengan score 89-74, Buat CLS ini ialah kemenangan ke empat berturut-turut mereka sebelumnya setelah menaklukkan Mono Vampire, Macau Black Bears, serta Formosa Dreamers.

Bila ditotal dari enam pertandingan terakhir kalinya, CLS menang lima kali serta kalah sekali. Ini adalah penambahan perform dari team asal Surabaya itu sesudah memerankan start jelek. Pasalnya CLS sudah sempat cuma 2x serta enam kali dari delapan game awal.
Mereka juga kesusahan untuk berkompetisi dengan tim-tim yang dengan kualitas hampir sama. Oleh karena itu, CLS ingin manfaatkan momen bagus ini supaya bisa selalu mencetak kemenangan di tujuh laga bekas.
Saya malah lihat mereka dapat lebih bak kembali hasil dari tempo hari. Kebangkitan kami memang diantaranya karena masuknya sponsor bank BTN serta hadirnya Douglas Herring Jr dan Darryl Watkins. Doug membuat semua pemain sekelilingnya tampak bagus,” tutur Managing Mitra CLS, Christopher Tanuwidjaja, dalam launching yang di terima detikSport.

“Dapat dibuktikan dari meningkatnya produktifitas semua pemain termasuk juga pemain lokal seperti Brandon Jawato, Wong Wei Long, Sandy, Firman, Bijaksana Hidayat. Watkins pun demikian, dengan perlahan-lahan dia mulai ada dalam fisik yang makin bertambah serta kedua-duanya type pemain yang smart serta gampang menyesuaikan dengan skema yang diaplikasikan oleh coach Brian,” sambungnya.

CLS sekarang masih tetap ada di tempat ke-8 klassemen yang disebut batas akhir zone playoff. Mereka memang unggul jauh dari Mono Vampire yang baru mengoleksi dua kemenangan serta Wolf Warriors dengan satu kemenangan.

Meskipun begitu, CLS ingin menang selalu supaya melakukan perbaikan tempatnya di klassemen serta mendapatkan keuntungan di babak playoff bulan April. Untungnya CLS akan memerankan enam dari tujuh laga bekasnya di kandang sendiri.
Jadi semua pemain disuruh konsentrasi mengawasi perform serta selalu kerja keras. Akan tetapi, tidak bisa disangkal masuknya sponsor baru serta perubahan dua pemain asing anyar, uga jadi salah satunya aspek penyebab kebangkitan perform CLS.

“Sebetulnya saya pun yakini Doug serta Watkins belumlah keluarkan semua potensi terbaik. Salah satunya sebabnya sebab mereka baru sembuh dari cedera, tetapi mereka benar-benar sangat istimewa serta meyakini dapat lebih baik kembali performnya. Kekalahan kami waktu lalu sebetulnya pun bukan sebab dua pemain asing awal mulanya buruk, tetapi memang liga ini begitu bersaing serta semua club pun berbenah menghadirkan pemain asing yang oke,” tuturnya,

“Di dalam beberapa kritikan yang diperuntukkan pada kami awal mulanya, saya hanya ingin menegaskan jika sehari-hari semua pemain, terutamanya pemain lokal sampai mesti meningkatkan jam latihan sendiri. Mereka bukan hadir menjadi pemain pelengkap, tetapi sama peranannya dengan pemain asing,” demikian ia.

CLS masih tetap miliki dua game kandang tersisa bulan ini yaitu waktu Zhuhai Wolf Warriors, Sabtu (26/1/2019) serta Westports Malaysia Dragon, Rabu (30/1/2019)