Tol Bukan Bikinan Tol Kerupok Ujar BPN Prabowo

Tol Bukan Bikinan Tol Kerupok Ujar BPN Prabowo – Tol Salatiga-Kartasura yg baru diresmikan beberapa saat udah ambrol pada bagian talut. Jubir Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Faldo Maldini, memohon pemerintah menekankan kalau tol yg dibikin bukan tol kerupuk. Apakah tujuannya?

” Tol itu tengah di uji-coba, jadi sukur ambrolnya saat ini. Yakinkan saja, itu tak punyai masalah kembali. Jangan sampai sampa keselamatan penduduk jadi tergadai kala pelaksanaan yg kejar-kejaran. Infrastruktur itu mesti sungguh-sungguh fungsional serta terus-terusan. Bila ada beberapa faktor beda yg memiliki pengaruh, harusnya udah sungguh-sungguh diukur. Jangan sampai kelak jatuh korban jadi sama sama salah-salahan, ” kata Faldo terhadap wartawan, Kamis (27/12/2018) .

Faldo terus berkata bab pembangunan di Kalimantan Tengah. Menurutnya, susunan jalan khusus di Kalimantan Tengah yg tanahnya dimaksud semacam gambut labil, hingga sekarang tetap kuat. Apabila lantas ada rusaknya, ucap Faldo, jalan itu cuma bakal ditambal.

” Jalan Rusia namanya. Rusaknya cuman ditambal-tambal saja beres. Bila Bung Karno hidup kembali lihat jalan belum juga 1 bulan operasi udah lenyap, ya pastinya beliau nangis itu. Tak rasional, kalah dengan manusia tahun 60-an, technologi kita harusnya lebih baik. Ditambah lagi jalan ini bayar. Di saat Bung Karno dahulu, buat jalan gratis buat penduduk negara seluruhnya, tetap bertahan hingga ini hari, ” ucap Faldo.

Dengan cara pribadi, Faldo memohon ambrolnya talut Tol Salatiga-Kartasura jangan sampai dibesar-besarkan. Tetapi, ia memohon pemerintah meyakinkan standard keamanan jalan yg dibikin. Ia memohon konstruksi jalan tol yg dibikin sungguh-sungguh kuat, bukan seperti kerupuk yg riskan.

Buat didapati, sisi talut yg ambrol ada di di km. 489 di lokasi Desa Tanjungsari, Kecamatan Banyudono, Boyolali. Urutan jalan tol itu tambah tinggi dari lahan persawahan di kanan serta kirinya lebih kurang 5 mtr.. Buat meninggikan jalan tol itu dengan timbunan tanah. Buat membendung timbunan tanah itu dibikin talut.

” Tak usah terburu-buru, pengelola kerja saja yg benar. Bila dapat berlangsung di Salatiga-Kartasura, bermakna dapat pula berlangsung pada tempat beda. Optimis saja warga, tol yg dibikin itu tak terbuat dari kerupuk, namun memang beton atau aspal dengan konstruksi yg pantas serta tangguh. Ini bukan buat prestise buat tol kerupuk, namun memang menjawab kepentingan warga, ” ucap Faldo.