Wahid Husein Yang Baru Empat Bulan Menjabat Mesti Melepas Posisinya

Wahid Husein Yang Baru Empat Bulan Menjabat Mesti Melepas Posisinya – Kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husein yg diamankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) orang kesekian ” tumbal ” di lapas teristimewa narapidana perkara korupsi itu. Baru empat bulan menjabat, Wahid mesti tinggalkan posisinya menjadi orang satu di Lapas Sukamiskin.

Menteri Hukum serta HAM Yasonna Laoly mengakui menjabat menjadi menteri sudah memecat lima Kepala Lapas Sukamiskin dengan jenis yang memicu.

Sangat anyar, Kalapas Sukamiskin Wahid Husein yg baru empat bulan menjabat mesti melepas posisinya karna terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi.

” jadi menteri ini kali ke lima saya mesti merubah Kalapas Sukamiskin, ” papar Yasonna di Kemenkumhan, Jakarta Selatan, Senin (23/7).

Nama pertama keganasan ‘godaan’ Lapas Sukamiskin yaitu Marselina Budhiningsih. Marselina dicopot pada September 2015 karna terkuaknya photo Gayus Tambunan yg diluar penjara.

Alternatif Marselina yaitu Edi Kurniadi. Pada jaman Edi, sudah sempat ada kasus yg muncul karena photo Gayus yg lagi-lagi ketahui diluar penjara. Tiada untuk Edi waktu itu hingga sampai ia pada akhirnya digantikan oleh Surung Pasaribu pada Maret 2016.

Tidak banyak dari Lapas Sukamiskin di kepemimpinan Surung ini. Tapi Yasonna Surung diberhentikan karna satu perkara.

” Karna kita udah dengar peristiwa-peristiwa sebelum hingga sampai ke , kita nonjob-kan, kita tukar, ” kenang Yasonna.

Terus pada Oktober 2016 Kalapas Sukamiskin berubah lagi. Dedi Handoko ditunjuk oleh Menkumham isikan urutan itu.

Pada jaman Dedi ini datang tidak lagi. Pada Februari 2017, majalah Tempo menyebutkan napi disana bebas keluar masuk penjara. Selang 1 tahun selanjutnya, Dedi masuk dalam perombakan pegawai Kemenkumham tingkat eselon II.

Selesai Dedi, nama Wahid Husein isikan kursi Kalapas Sukamiskin. Yasonna melantik Wahid pada Maret tempo hari. Serta seperti di ketahui Wahid sekarang oleh KPK menjadi dalam perkara suap di Lapas Sukamiskin.

Pada perkara terakhir itu, Yasonna tidak cuma menanggalkan Wahid menjadi Kalapas Sukamiskin namun juga dua di dua level di atasnya yaitu Kepala Kantor Jawa Barat Indro Purwoko serta Kepala Divisi Permasyarakatan Jawa Barat Alfisah.

Yasonna mengakui stress dapat perkara teranyar ini. Ia menilainya perkara ini udah keterlaluan serta berjanji merapikan lapas serta rutan di seluruhnya Indonesia.

” Saya udah beri tahu ke deretan hati-hati, ini moment kita untuk bersih-bersih. Janganlah seperti keledai lagi, ” tuturnya.