Zainudin Hasan Berikan Uang Ke Di Rektur Rumah Sakit Airan Raya

Zainudin Hasan Berikan Uang Ke Di Rektur Rumah Sakit Airan Raya – Direktur Rumah Sakit Airan Raya, M Iqbal mengakui terima saluran dana Rp 3,7 miliar. Uang itu dari Bupati Lampung Selatan nonaktif Zainudin Hasan.

“Rumah Sakit Airan Raya ini dibuat dananya dari saya serta Zainudin Hasan,” kata M Iqbal mengutarakan dalam info saksi di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Bandarlampung, sama seperti dilansir dari Pada, Selasa (12/2/2019).

Penanaman saham oleh Zainudin diperlukan buat pembangunan rumah sakit itu. Tidak sekedar bersifat rupiah, Zainudin ikut mengalirkan uang bersifat dolar AS.

“Tahun 2018 tempo hari, Zainudin tolong dana 200 ribu dolar AS,” kata M Iqbal.

Dalam sidang itu, anggota DPRD Propinsi Lampung Agus Bhakti Nugroho (ABN) namanya kembali dimaksud. ABN disebutkan dikarenakan berubah menjadi penghubung Zainudin.

“Pembayaran tahun 2017 sebesar Rp 1 miliar lewat transfer. Yg mentransfer ialah ABN lewat cara ia mengontak saya jika uangnya telah di kirim. Saya ketahui itu dana dari Zainudin,” katanya menuturkan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK mendatangkan sebelas saksi dalam sidang fee project yg libatkan adik Zulkifli Hasan itu.

“Sesungguhnya kita mendatangkan enam belas saksi, tapi limanya mangkir,” kata JPU Wawan Yunarwanto menuturkan dalam sidang di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang.

Sebelas saksi yg datang itu, yaitu Cinta Aristasia (dokter) atau Sekretaris PT Rumah Sakit Airan, M Iqbal Direktur Khusus Rumah Sakit Airan, Ridwan Irawan, Jengiskan Haikal, serta M Hadi Sufo sebagai dosen lalu M Lekok sebagai tani.

Terkecuali itu Hasan Lison pensiunan swasta, Ahmad Tarmizi pensiunan guru, M Alzier Dianies Tabrani swasta, Edi Hariyandi notaris, serta Rudi Hartono sebagai PPAT/notaris.

Sebelas saksi yg datang dalam sidang masalah korupsi di Dinas Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan itu, buat membuka sehubungan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yg dilaksanakan Zainudin Hasan.