Melaju dengan Kecepatan Tinggi, Bus Medali Mas Tabrak Truk di Tol Madiun

Melaju dengan Kecepatan Tinggi, Bus Medali Mas Tabrak Truk di Tol Madiun – Bus PO Medali Mas yg melesat dengan kecepatan tinggi tidak dapat dikontrol sang pengemudi yg mengantuk. Karena itu bus itu menabrak truk sampai menewaskan kernet bus.

Suatu bus bernopol N 7548 UA jurusan Malang-Cirebon menabrak truk bernopol B 9247 BYU. Kecelakaan berlangsung di ruas tol Ngawi-Wilangan KM 633+200, Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Madiun, Minggu (24/2/2019) jam 01.00 WIB.

Kecelakaan itu menimbulkan satu orang wafat. Dia yaitu kernet bus bernama Yono(35) yg alami pendarahan karena luka di kepala.

“Benar, kecelakaan di ruas tol Ngawi-Wilangan persisnya di KM 633+200 Desa Pajaran, Kecamatan Saradan. Satu orang yg wafat kernet bus,” kata Kasat Selanjutnya Polres Madiun, AKP Imam Mustolih, Minggu (24/2/2019).

Tidak hanya menelan korban jiwa, kecelakaan ikut menimbulkan empat orang terluka yg sekarang dirawat di RSUD Caruban. Termasuk juga pengemudi bus PO Medali Mas, Ali (45), penduduk Desa Kepanjeng, Kecamatan Jatikerto, Kabupaten Malang.

“Korban yg luka ada empat masihlah di rawat di RSUD Caruban, satu di antara nya sopir bus. Yg tiga penumpang rata-rata luka babras serta memar ini masihlah tunggu keluarga buat menjemput,” tuturnya.

Imam menjelaskan, polisi menyangka kecelakaan itu karena kelengahan pengemudi bus. Sebelumnya kendaraan bus Medali Mas yg membawa 11 penumpang melesat di lajur kiri dari arah timur ke barat atau dari arah Nganjuk ke Madiun dengan kecepatan tinggi diatas 100 km/jam. Tapi sebab menngantuk, konsentrasi pengemudi alami penurunan hingga menabrak bus yg melesat di depannya.

“Pengamatan petugas sesaat, kecelakaan berlangsung dikarenakan Kurang hati-hatinya pengemudi bus. Laju kendaraan pada kecepatan optimal 100 km/jam. Serta tidak dapat menguasai kala ada truk di depannya. Hal itu di pengaruhi ikut situasi fisik pengemudi bus yg mengantuk,” susulnya.

Imam memasukkan sekarang Satlantas Polres Madiun masihlah memintai info pengemudi truk bernama Ipung Prabowo (36) serta kernet truk Saiful Anwar (32). Kedua-duanya penduduk Dukuh Krajankulon RT 02/07 Kecamatan Belik Pemalang, Jawa Tengah.